jpnn.com, PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto meluruskan pemberitaan yang menyebut dirinya menyalahkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai penyebab turunnya retribusi daerah.
Menurut Hariyanto, pernyataan tersebut tidak dipahami secara utuh.
Klarifikasi itu disampaikan SF Hariyanto kepada wartawan, sehari setelah Rapat Paripurna DPRD Riau yang membahas laporan Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pajak Daerah.
“Saya ini perlu meluruskan. Pertama, kami mendukung Program MBG karena sejalan dengan semangat efisiensi APBD,” kata SF Hariyanto Rabu (24/6).
Dia menjelaskan pelaksanaan MBG justru memberikan dampak positif terhadap penghematan anggaran pemerintah.
Salah satunya berasal dari berkurangnya biaya makan dan minum di sekolah-sekolah berasrama (boarding school).
“Hal ini terbukti dengan adanya Program MBG ini kami bisa menghemat anggaran sekitar Rp45 miliar per tahun untuk biaya makan minum sekolah berasrama,” ujarnya.
SF Hariyanto mengatakan pernyataannya saat rapat paripurna merupakan jawaban atas pertanyaan Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah, yang menyinggung penurunan realisasi retribusi.





















































