jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa melepas pemberangkatan 3.000 lulusan SMK dan 600 lulusan LKP bekerja di luar negeri di Islamic Center Surabaya, Rabu (20/5).
Berbagai siswa dan alumni SMK mulai mempersiapkan diri untuk bekerja maupun magang di luar negeri, terutama ke Jepang, Turki, hingga Malaysia.
Salah satu peserta, Galang Andi Utomo dari SMK Pelayaran Kristen Tuban, memilih Jepang sebagai negara tujuan untuk bekerja di sektor caregiver atau perawat lansia.
Galang mengaku mengetahui program tersebut dari sekolah sejak Desember 2025 lalu.
“Persiapannya saya sudah ikut LPK sekitar 3,5 bulan. Kami belajar huruf Jepang, kosakata, cara menulis kanji, sampai teknik pengelasan,” kata Galang.
Lulusan jurusan Nautika Kapal Niaga itu menjelaskan peserta harus mengikuti pelatihan bahasa hingga mencapai kemampuan minimal level N4 sebelum bisa diberangkatkan ke Jepang.
Setelah lolos wawancara, peserta akan mengikuti pemantapan bahasa selama tiga bulan sebelum pengurusan paspor dan keberangkatan.
Galang mengaku termotivasi mengikuti program tersebut untuk membantu ekonomi keluarga sekaligus membanggakan orang tua.


















































