jatim.jpnn.com, GRESIK - Balon udara yang diduga membawa rangkaian petasan jatuh dan meledak di permukiman warga Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa (16/6). Insiden itu mengakibatkan dua anak mengalami luka ringan akibat tertimpa pecahan material rumah.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Balon udara yang asalnya belum diketahui itu sempat menyangkut pada tiang listrik di kawasan desa sebelum terbawa angin dan jatuh di atas salah satu rumah warga.
Tak lama setelah mendarat di atap rumah, terdengar dua kali ledakan yang menyebabkan sebagian atap mengalami kerusakan. Pecahan material bangunan kemudian berjatuhan dan mengenai penghuni rumah yang berada di dalam.
Kanit Reskrim Polsek Kebomas Ipda Cipto Suciono mengatakan dua korban yang mengalami luka adalah M.RPR dan M.YS. Keduanya mengalami luka ringan di bagian tangan akibat terkena pecahan kaca.
“Korban mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis,” kata Cipto.
Menurutnya, laporan kejadian pertama kali disampaikan perangkat desa kepada pihak kepolisian setelah ledakan terjadi. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan balon udara beserta satu renteng petasan yang masih tersisa. Rangkaian tersebut berisi 15 petasan berukuran kecil dan satu petasan berdiameter sekitar dua sentimeter.
“Barang bukti sudah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.


















































