BEM Unair Buka Petisi Hentikan MBG, Sudah Kantongi 25 Ribu Dukungan

1 week ago 16

Selasa, 09 Juni 2026 – 08:43 WIB

BEM Unair Buka Petisi Hentikan MBG, Sudah Kantongi 25 Ribu Dukungan - JPNN.com Jatim

Siswa menyantap menu Makan Bergizi Gratis alias MBG. Foto: dokumentasi JPNN.com

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) meluncurkan petisi yang menyerukan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Senin (8/6), petisi tersebut telah memperoleh sekitar 25 ribu tanda tangan dari masyarakat.

Presiden BEM Unair Rizqi Senja mengatakan langkah tersebut diambil setelah muncul berbagai polemik yang dinilai menjadi indikasi adanya persoalan dalam pelaksanaan program MBG.

Menurutnya, pencopotan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta penggeledahan kantor BGN menjadi perkembangan yang perlu mendapat perhatian serius.

BEM Unair menilai peristiwa tersebut memperkuat dugaan bahwa program MBG memiliki sejumlah masalah yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.

“Dari situ kami ingin memberikan ultimatum kepada pemerintah bahwa program ini perlu dievaluasi. Petisi ini juga menjadi cara untuk melihat sejauh mana masyarakat memiliki perhatian terhadap persoalan tersebut,” kata Rizqi.

Sejak awal, lanjutnya, BEM Unair memang menyatakan penolakan terhadap program MBG. Penolakan itu didasarkan pada sejumlah alasan, mulai dari implementasi program di lapangan yang dinilai belum optimal, besarnya anggaran yang terserap dari APBN, hingga dugaan persoalan dalam proses pengadaan barang dan jasa.

Meski demikian, Rizqi menegaskan pihaknya tidak menolak upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

Dia menilai program serupa seharusnya lebih diprioritaskan bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) atau daerah yang benar-benar membutuhkan intervensi gizi.

Polemik MBG mendorong BEM Unair membuka petisi penghentian program tersebut. Dukungan publik terus mengalir dan telah menembus 25 ribu tanda tangan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |