jatim.jpnn.com, SURABAYA - Penutupan Jembatan Gondang di jalur nasional menuju Kabupaten Trenggalek berdampak pada operasional bus antarkota dalam provinsi (AKDP) jurusan Tulungagung-Trenggalek.
Dinas Perhubungan Tulungagung mengalihkan rute bus melalui Kecamatan Campurdarat sehingga jarak tempuh bertambah sekitar 10 kilometer.
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Gayatri Tulungagung, Rusmanto, mengatakan sebelum penutupan Jembatan Gondang, jarak tempuh bus dari Tulungagung menuju Durenan, Trenggalek, sekitar 18 kilometer.
Namun kini, bus harus menempuh perjalanan hingga 28 kilometer karena harus memutar melalui jalur alternatif.
"Sebelum penutupan Jembatan Gondang, jarak tempuh bus AKDP dari Tulungagung hanya 18 kilometer untuk sampai di Durenan. Kini bertambah menjadi 28 kilometer," kata Rusmanto, Rabu (4/6).
Menurut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan Terminal Surondakan Trenggalek terkait penyesuaian trayek dan jadwal perjalanan.
Akibat bertambahnya jarak tempuh, jadwal keberangkatan bus dari Trenggalek menuju Terminal Gayatri Tulungagung harus dimajukan satu jam lebih awal.
Bus yang sebelumnya berangkat pukul 17.00 WIB kini diberangkatkan pada pukul 16.00 WIB.


















































