jateng.jpnn.com, SEMARANG - Foto Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dicatut dalam sebuah akun WhatsApp dengan nomor 0813-7289-250. Nomor itu digunakan untuk menghubungi warga secara personal dengan kedok meminjam sejumlah uang.
Agustina meminta masyarakat Kota Semarang untuk mewaspadai terhadap aksi pencatutan identitas pejabat publik.
Dia menyatakan bahwa nomor tersebut adalah akun palsu yang murni digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan.
Dirinya memastikan tidak pernah menghubungi siapapun secara pribadi untuk urusan pinjam-meminjam dana kedinasan maupun personal.
“Saya meminta masyarakat untuk mengabaikan pesan dari nomor 0813-7289-250 tersebut karena itu murni penipuan. Pelaku mencoba meyakinkan korban dengan memasang foto saya dan berpura-pura ingin meminjam uang dalam kondisi darurat,” ujar Agustina, Jumat (22/5).
Dalam tangkapan layar percakapan yang beredar, pelaku menghubungi tokoh masyarakat dengan dalih membutuhkan dana cepat untuk menyelesaikan urusan administratif di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pelaku juga menjanjikan akan mengembalikan uang pinjaman tersebut dalam waktu dekat.
Menurutnya, segala bentuk urusan administrasi maupun program kerja antara Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dengan kementerian selalu menggunakan jalur resmi anggaran negara.
Sistem birokrasi pemerintahan tidak pernah mengenal mekanisme peminjaman uang pribadi kepada pihak luar secara personal.


















































