bali.jpnn.com, DENPASAR - Hujan masih mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Bali, meski Mei 2026 telah masuk musim kemarau.
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar memprediksi hujan disertai angin kencang dan petir terjadi di Bali pada periode 19 Mei – 21 Mei 2026.
Pada Selasa hari ini (19/5), level waspada yang ditandai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan mengguyur Badung, Bangli, Gianyar, Jembrana, Karangasem, Klungkung dan Tabanan.
Pada Rabu (20/5) besok, empat kabupaten di Bali masuk level waspada, yakni Badung, Bangli, Gianyar dan Tabanan.
BMKG juga meminta masyarakat agar mewaspadai potensi angin kencang hari ini.
Berdasarkan kondisi sinoptik, pola angin permukaan di perairan utara dan selatan Bali umumnya bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan berkisar antara 4 – 25 knot.
Kondisi ini berpengaruh dengan tinggi gelombang di perairan Bali.
Tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Bali bagian selatan dan Selat Lombok bagian utara.


















































