Curahan Hati PKL di Trotoar Cicadas Bandung: Tak Pernah Disosialisasi

1 month ago 13

Selasa, 19 Mei 2026 – 16:45 WIB

 Tak Pernah Disosialisasi - JPNN.com Jabar

Pedagang membongkar lapak berjualannya di Jalan Cicadas, Kota Bandung, Selasa (19/5/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Cicadas, Kota Bandung, harus mengikhlaskan lapak berjualannya dibongkar petugas Satpol PP Provinsi Jawa Barat.

Pembongkaran PKL ini atas instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang pada Senin (18/5/2026), datang langsung ke Cicadas untuk membongkar bangunan PKL yang berjualan di trotoar jalan.

Pantauan JPNN di lokasi, pada Selasa (19/5) sejumlah pedagang tampak membongkar secara mandiri lapak berjualannya. Bangunan besi semi permanen berwarna merah itu biasanya menghiasi trotoar di sepanjang Jalan Cicadas.

Di sepanjang trotoar itu berdiri jejeran PKL yang ditutupi dengan terpal sehingga 'terkurung' dari aktivitas hilir mudik kendaraan. Kini, setelah ditertibkan trotoar itu sudah bersih dari bangunan.

Salah satu pedagang, Asep, mengaku tidak ada sosialisasi atau pemberitahuan sebelumnya kepada dirinya.

Ia pun kebingungan, karena kini mata pencaharian satu-satunya itu harus hilang begitu saja, tanpa solusi.

"Responsnya ya saya bingung, ini mendadak. Nggak tahu solusinya apa," kata Asep saat ditemui wartawan di lapaknya.

Asep yang sudah puluhan tahun berjualan kaos di sana, kini harus berlapang dada ketika pemerintah memintanya untuk membongkar lapak berjualan.

Penertiban PKL di Jalan Cicadas Bandung, membuat pedagang kebingungan. Mereka mengaku tak mendapat sosialisasi maupun kepastian relokasi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
| | | |