bali.jpnn.com, DENPASAR - Sebuah dapur tradisional semi permanen ludes milik I Ketut Lipog, 78, warga Jalan Hayam Wuruk Gang IV, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, dilalap si jago merah, Selasa (19/5) pagi.
Kebakaran dipicu percikan api dari tungku kayu bakar lalu menyambar tumpukan kayu di sekitarnya.
“Kejadiannya sekitar pukul 06.00 WITA saat korban melakukan aktivitas memasak dengan kayu bakar,” ujar Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Selasa (19/5).
Tanpa diduga, percikan api dari dalam tungku jatuh dan menyambar tumpukan kayu bakar yang sengaja disiapkan di sebelah tungku.
"Api tiba-tiba dengan sangat cepat membesar dan membakar barang-barang di sekitar dapur," kata Iptu I Gede Adi Saputra Jaya.
Melihat api yang mulai tak terkendali, korban berusaha memadamkan kobaran api secara mandiri menggunakan air keran.
Namun, karena material dapur didominasi bahan yang mudah terbakar, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Dalam kondisi panik, ia langsung menghubungi anaknya yang sedang bekerja untuk meminta bantuan.


















































