jatim.jpnn.com, SURABAYA - Nasib nahas dialami Andy Sebastian Zainin (29), seorang driver ojek online asal Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya. Dia menjadi korban pembegalan oleh penumpangnya sendiri saat mengantar pesanan ke wilayah Kabupaten Gresik.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam (20/5) di Jalan Kavlingan, Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Gresik.
Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman menjelaskan awalnya korban menerima pesanan melalui aplikasi InDrive sekitar pukul 19.30 WIB. Korban diminta mengantar seorang penumpang dari kawasan Tanjung Perak menuju lokasi di Menganti.
“Korban menerima order untuk mengantar penumpang ke rumah temannya di wilayah tersebut,” ujar Arif, Jumat (22/5).
Selama perjalanan, korban tidak menaruh curiga. Namun, situasi mulai berubah saat memasuki kawasan yang sepi dan minim penerangan.
Setibanya di lokasi, pelaku mengaku tidak bisa menghubungi temannya dan meminta korban berkeliling mencari alamat tujuan.
Di tengah perjalanan itulah pelaku tiba-tiba menyerang korban dari belakang menggunakan benda tumpul menyerupai balok kayu.
“Korban dipukul pada bagian kepala hingga terjatuh bersama sepeda motornya,” jelasnya.


















































