jogja.jpnn.com, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merespons fenomena unik di sektor pertanian. Pemerintah daerah berencana mengembangkan varietas pohon pisang langka yang mampu menghasilkan hingga empat tandan buah dalam satu pohon.
Pohon pisang unik itu ditemukan di salah satu kebun milik warga di Padukuhan Wonongso, Kelurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan bahwa pihak pemerintah melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) telah meninjau langsung lokasi kebun tersebut untuk melihat potensinya.
"Melalui Dinas Pertanian dan Pangan kami telah meninjau langsung lokasi kebun di Wonongso dan varietas itu memiliki potensi untuk dikembangkan," kata Endah di Yogyakarta, Senin (18/5).
Melihat keunikan dan produktivitasnya yang tinggi, Endah berencana untuk membudidayakan dan menangkarkan varietas pohon pisang tersebut secara lebih luas.
Tak main-main, varietas ini diproyeksikan menjadi komoditas unggulan dan ikon baru bagi wilayah setempat.
"Mungkin ke depan kami bisa memberikan nama khusus untuk varietas ini agar dapat menjadi ikon baru bagi Kapanewon Ngawen, khususnya Kelurahan Tancep," ujarnya.
Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kabupaten Gunungkidul sebagai pemasok utama kebutuhan buah pisang di wilayah DIY, sekaligus menyukseskan program ketahanan pangan mandiri.


















































