Hampir 10 Persen Anak di Jatim Cemas dan Depresi, Psikolog Minta Ada di Puskesmas

2 hours ago 15

Minggu, 21 Juni 2026 – 15:33 WIB

Hampir 10 Persen Anak di Jatim Cemas dan Depresi, Psikolog Minta Ada di Puskesmas - JPNN.com Jatim

Ketua IPK Indonesia Wilayah Jatim Toetiek Septriasih. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ikatan Psikolog Klinis (IPK) Indonesia Wilayah Jawa Timur mendorong keberadaan psikolog klinis berizin resmi di seluruh puskesmas.

Langkah itu dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya persoalan kesehatan mental masyarakat, termasuk temuan gejala kecemasan dan depresi pada anak-anak di Jawa Timur.

Ketua IPK Indonesia Wilayah Jatim Toetiek Septriasih mengatakan penguatan layanan kesehatan jiwa tingkat primer harus dimulai dengan memastikan adanya psikolog klinis di fasilitas pelayanan kesehatan.

"Fokus itu diwujudkan dengan keberadaan psikolog klinis di puskesmas," kata Toetiek dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) IPK Indonesia Wilayah Jatim di Surabaya, Sabtu (20/6).

Dia menegaskan psikolog klinis yang memberikan layanan kesehatan wajib memiliki legalitas lengkap berupa Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP).

"Legalitasnya harus lengkap, yaitu STR yang diterbitkan oleh Konsil Kesehatan Indonesia dan SIP yang diterbitkan oleh pemerintah kabupaten atau kota setempat," ujarnya.

Kebutuhan tenaga psikolog klinis dinilai semakin mendesak setelah hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan adanya masalah kesehatan mental pada anak usia dini.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Cicik Swi Antika mengatakan hasil pelaksanaan cek kesehatan gratis menunjukkan hampir 10 persen anak yang menjalani skrining mengalami gejala kecemasan dan depresi.

Hampir 10 persen anak di Jawa Timur yang menjalani skrining mengalami gejala kecemasan dan depresi. IPK mendorong psikolog klinis hadir di puskesmas.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |