jatim.jpnn.com, SURABAYA - Seorang anggota polisi di Surabaya terpaksa meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya setelah borgol yang terpasang di tangannya tidak dapat dibuka akibat kunci patah.
Peristiwa tersebut dialami anggota polisi bernama Fernandio Wahyu yang mendatangi Pos Damkar Rayon 3 Rungkut untuk meminta bantuan pelepasan borgol yang mengunci tangan kanannya.
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kota Surabaya M Rokhim menjelaskan kejadian bermula saat korban merayakan ulang tahun bersama teman-temannya.
“Ketika sedang ulang tahun, dia diborgol oleh teman-temannya. Saat akan dibuka, kunci borgol patah sehingga borgol tidak bisa dilepas,” ujar Rokhim.
Fernandio kemudian mendatangi Pos Damkar Rayon 3 Rungkut untuk meminta bantuan petugas karena tidak dapat membuka borgol tersebut secara mandiri.
Menerima laporan itu, petugas Damkar langsung melakukan upaya evakuasi dengan memotong borgol menggunakan alat gerinda. Proses pelepasan dilakukan secara hati-hati untuk menghindari cedera pada tangan korban.
“Korban datang ke Rayon 3 Rungkut untuk meminta bantuan pelepasan. Kami bantu evakuasi dan alhamdulillah bisa kami tangani dengan aman,” katanya.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit hingga akhirnya borgol bisa dilepaskan dari tangan korban tanpa menimbulkan luka serius.


















































