jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Situbondo yang meninggal dunia di Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, bertambah menjadi tiga orang.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Situbondo Rif'an Junaidi mengatakan sebelumnya tercatat dua jemaah meninggal dunia. Namun, laporan terbaru menunjukkan satu jemaah lainnya juga wafat saat menjalankan ibadah haji.
"Sebelumnya kami sampaikan ada dua haji meninggal, tapi saat ini bertambah satu,sehingga haji asal Situbondo yang meninggal dunia di Makkah menjadi tiga orang," kata Rif'an, Senin (15/6).
Tiga jemaah haji yang wafat yakni H Fathor Rahman (58), warga Dusun Kampung Pesisir, Desa Mlandingan Kulon, Kecamatan Mlandingan, yang meninggal di hotel pada 29 Mei 2026.
Kemudian Hj Almi Massuya (85), warga Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, yang meninggal dunia pada 1 Juni 2026, serta Hj Sovi Wulandari yang meninggal pada 4 Juni 2026.
Menurut Rif'an, seluruh jenazah telah dishalatkan di Masjidilharam, dibuatkan sertifikat kematian, dan dimakamkan oleh petugas haji Arab Saudi.
"Tiga jenazah kemudian dishalatkan di Masjidilharam dan dibuatkan sertifikat kematian, lalu dimakamkan oleh petugas haji Arab Saudi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemkab Situbondo Iwan Subhakti mengatakan pemerintah daerah bersama Kementerian Haji dan Umrah tengah mempersiapkan kepulangan jemaah haji asal Situbondo.


















































