Kata Siapa Daya Beli Hancur? Lihat Nih Penjelasan Purbaya

1 month ago 18

Kata Siapa Daya Beli Hancur? Lihat Nih Penjelasan Purbaya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menkeu Purbaya mengungkapkan penerimaan negara berhasil menembus angka Rp 918,4 triliun hingga April 2026. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan penerimaan negara berhasil menembus angka Rp 918,4 triliun hingga April 2026.

Capaian tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 13 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Akselerasi pendapatan negara ini utamanya ditopang oleh kinerja sektor perpajakan yang tumbuh solid sebesar 13,7 persen, dengan penerimaan pajak secara keseluruhan meningkat 16,1 persen (yoy).

Menkeu memerinci sejumlah poin penting pertumbuhan pajak, di antaranya Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi yang melonjak 25 persen, PPh Pasal 21 (gaji karyawan) yang tumbuh 21 persen, serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan PPN-BM yang mencatatkan kenaikan signifikan hingga 40 persen.

Bagi Menkeu, tren positif ini menjadi bukti kuat yang membantah isu pelemahan daya beli di tengah masyarakat.

"PPh 21 tumbuh 21%. Ini data yang bicara, bukan perasaan saya. Jadi tidak benar daya beli masyarakat hancur," kata Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTA di kantor Kemenkeu, Selasa (19/5) malam.

Selain sektor perpajakan, Purbaya mengungkapkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga mencatatkan kinerja impresif dengan realisasi mencapai Rp171,3 triliun atau tumbuh 11,8 persen.

Kemudian, sektor Bea dan Cukai juga mulai menunjukkan pemulihan dengan tumbuh positif 0,6 persen, setelah sempat mengalami kontraksi pada Maret lalu.

Menkeu Purbaya mengungkapkan penerimaan negara berhasil menembus angka Rp 918,4 triliun hingga April 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |