Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Kewaspadaan Penipuan Digital & Kejahatan Siber

1 hour ago 16

Ilustrasi kejahatan siber. Foto: ANTARA/Shutterstock

jpnn.com, JAKARTA - Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), yang diwakili oleh PINTU, turut berpartisipasi aktif dalam Festival Aman Digital 2026, yang digelar oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di Kantor Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Istimewa (DKI) Jakarta.

Mengangkat tema Kolaborasi Lintas Sektor Guna Mensukseskan Literasi Keamanan Siber Nasional, forum ini mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga keuangan, komunitas, dan pelaku industri teknologi untuk bersama-sama menanggulangi ancaman siber yang terus berkembang.

“Keberhasilan literasi keamanan siber tidak dapat diwujudkan oleh satu institusi saja. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, komunitas, dunia usaha, media, maupun masyarakat luas,” ujar Direktur Operasi Keamanan dan Pengendalian Informasi Badan Siber dan Sandi Negara Satryo Suryantoro.

Deny Giovanno, Anggota Departemen Advokasi Strategis Asosiasi Blockchain Indonesia yang juga menjabat sebagai Public Policy & Government Relations Manager PINTU menuturkan untuk memerangi kejahatan siber, kami terus mendorong peningkatan literasi keamanan siber yang dilakukan oleh ABI dan para anggotanya.

"Salah satunya melalui Bulan Literasi Kripto yang diadakan sejak 2023. BLK adalah kampanye edukasi tahunan berskala nasional di Indonesia yang diinisiasi OJK bersama ABI yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang aset kripto dan teknologi blockchain," tutur Deny.

Deny menambahkan berbagai inisiatif program literasi dan edukasi yang kami galakkan ini merupakan komitmen bersama kami untuk meningkatkan kritisisme masyarakat Indonesia dalam menghadapi berbagai bentuk penipuan di era digital.

BSSN dalam memperkuat ketahanan siber nasional dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan menggelar acara Festival Digital Aman sebagai forum kolaboratif lintas sektor untuk berbagi praktik baik, menyusun rekomendasi, dan memperkuat jejaring literasi keamanan siber nasional.

"Ke depan, kami akan memperkuat sinergi dengan regulator, instansi pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan masyarakat dapat memanfaatkan teknologi blockchain dan aset kripto secara aman, bijak, dan bertanggung jawab,” seru Deny.(chi/jpnn)

Untuk memerangi kejahatan siber, PINTU terus mendorong peningkatan literasi keamanan siber yang dilakukan oleh ABI dan para anggotanya.

Read Entire Article
| | | |