jateng.jpnn.com, SEMARANG - PT BYD Motor Indonesia menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu wilayah penting dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi nasional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penyelenggaraan BYD Tech Culture Fest 2026 di Plaza Gajah Mada Semarang pada Rabu-Minggu, 17-21 Juni 2026.
Semarang menjadi kota ketiga penyelenggaraan ajang tersebut setelah Jakarta dan Medan. Menurut perusahaan, Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi, baik dari sisi pasar, edukasi masyarakat, maupun peluang kolaborasi industri.
Public Relations Manager PT BYD Motor Indonesia Oka Mahendra mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat perkembangan teknologi kendaraan elektrifikasi yang kini dikembangkan BYD.
"Semarang merupakan kota yang sangat penting di Jawa Tengah. Melalui acara ini kami ingin mengajak masyarakat dan media melihat langsung berbagai teknologi terbaru BYD, baik kendaraan listrik murni maupun teknologi Dual Mode," katanya di Semarang, Rabu (17/6).
Selama lima hari pelaksanaan, pengunjung dapat mengakses berbagai zona interaktif seperti Technology Zone, Exhibition Display, Monster Truck Area, hingga Test Drive Area untuk merasakan langsung pengalaman berkendara kendaraan listrik dan hybrid.
Jateng Pasar Strategis BYD
Di balik penyelenggaraan Tech Culture Fest, BYD juga melihat Jawa Tengah sebagai salah satu pasar paling menjanjikan dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi nasional.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan perusahaan menargetkan penambahan jaringan showroom dari lima menjadi 10 unit hingga akhir 2026.


















































