Merespons Peristiwa di GMS Bantul, Bupati Halim Menyerukan Semangat Toleransi

3 weeks ago 18

Kamis, 28 Mei 2026 – 09:30 WIB

Merespons Peristiwa di GMS Bantul, Bupati Halim Menyerukan Semangat Toleransi - JPNN.com Jogja

Kondisi terkini Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Ringroad Selatan, Kabupaten pada Selasa (26/5). Foto: M. Sukron Fitriansyah/JPNN.com

jogja.jpnn.com, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak seluruh lapisan masyarakat di wilayahnya untuk memperkuat semangat kebhinekaan dan menjaga toleransi antarumat beragama.

Imbauan ini disampaikan menyusul peristiwa yang terjadi di Gereja Misi Sejahtera (GMS), Panggungharjo, Sewon, pada Minggu (24/5).

Saat ini, sekelompok massa dari Front Jihad Islam (FJI) membubarkan paksa jemaat GMS Bantul yang sedang beribadah.

Bupati Halim menegaskan bahwa perbedaan ras, suku, dan agama merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat, sesuai dengan prinsip pluralisme yang dijunjung tinggi oleh tokoh bangsa, Gus Dur.

"Peristiwa kemarin kami anggap sebagai pembelajaran bersama. Ini fakta sosial, marilah saling ngemong (mengayomi), saling toleransi," ujar Halim pada Rabu (27/5).

Bupati menegaskan bahwa sikap toleran bukan sekadar kewajiban sosial, melainkan juga bagian dari pengamalan ajaran agama.

Menurutnya, keberagaman adalah sunatullah (ketetapan Tuhan), dan menghormati hak orang lain untuk beribadah adalah cerminan dari sunah Rasul.

"Siapa pun, terutama umat Islam, seharusnya memberikan kemerdekaan kepada nonmuslim untuk menjalankan ibadahnya," tegasnya.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan semangat toleransi antarumat beragama. Peristiwa di GMS Bantul tak boleh terulang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |