Mertua Pergoki Aksi Penganiayaan Jadi Alasan Satuan Melakukan Pembacokan

1 month ago 11

Jumat, 08 Mei 2026 – 17:02 WIB

Mertua Pergoki Aksi Penganiayaan Jadi Alasan Satuan Melakukan Pembacokan - JPNN.com Jatim

Polisi mengungkap motif di balik kasus pembacokan tragis yang dilakukan Satuan (43), pria yang tega menyerang istri dan mertuanya hingga menyebabkan satu korban meninggal dunia. Pelaku diduga dipicu rasa cemburu yang disertai tekanan ekonomi. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, MOJOKERTO - Kasus pembacokan tragis yang dilakukan Satuan (43) di Mojokerto mulai menemukan titik terang.

Polisi mengungkap, ibu mertua pelaku, Siti Arofah, diduga menjadi korban setelah memergoki aksi penganiayaan yang dilakukan Satuan terhadap istrinya sendiri, Sri Wahyuni.

Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata menjelaskan saat kejadian Satuan lebih dulu menganiaya istrinya yang dipicu konflik rumah tangga berkepanjangan.

Namun, situasi berubah ketika mertua pelaku mengetahui aksi tersebut.

“Saat peristiwa tersangka ketahuan sedang melakukan penganiayaan terhadap istrinya. Yang bersangkutan panik kemudian menusukkan pisau sebanyak tiga kali dan menggorok leher korban sebanyak dua kali,” kata Andi, Kamis (7/5).

Menurut polisi, kepanikan itulah yang membuat aksi kekerasan semakin brutal hingga menewaskan Siti Arofah di lokasi kejadian.

Sementara itu, motif awal penganiayaan terhadap Sri Wahyuni disebut dipicu rasa cemburu dan tekanan ekonomi yang dialami pelaku. Satuan diketahui bekerja sebagai penjual balon dan badut keliling dengan kondisi ekonomi keluarga yang sedang terpuruk.

“Cemburu terhadap istrinya. Kemudian istrinya dianggap bertanggung jawab terhadap rumah tangganya,” ujar Andi.

Mertua yang memergoki aksi penganiayaan menjadi korban pembunuhan di Mojokerto. Pelaku panik usai ketahuan menganiaya istrinya sendiri.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |