jateng.jpnn.com, SEMARANG - Aksi seorang pria di Semarang yang disebut ingin menakut-nakuti sekelompok anak jalanan justru berakhir pidana.
Seorang pemuda berinisial RFP (24) kini harus menjalani perawatan intensif setelah terkena tembakan senapan angin di kawasan Jalan Tegalsari Perbalan, Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari.
Dalam kasus ini, aparat Polrestabes Semarang telah mengamankan pria berinisial RCSD (55) yang diduga sebagai pelaku penembakan.
Kasi Humas Polrestabes Semarang Riki Fahmi Mubarok menjelaskan insiden itu terjadi Minggu (10/5) sekitar pukul 01.00 WIB.
Perkara bermula ketika warga melihat sekelompok anak jalanan yang diduga membawa senjata tajam sambil mengacungkannya di sekitar lokasi. Warga kemudian membubarkan kelompok tersebut.
Namun setelah situasi mereda, RCSD justru mengambil senapan angin dari rumahnya. Senjata itu disebut digunakan untuk memberi efek takut kepada kelompok anak jalanan yang sebelumnya sempat membuat resah.
“Tersangka kemudian mengisi peluru dan menembakkan senapan beberapa kali sambil berlari dan berteriak,” kata Riki, Rabu (20/5).
Salah satu proyektil kemudian mengenai tubuh korban hingga mengalami luka berat. Korban kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Elisabeth Semarang.


















































