bali.jpnn.com, JAKARTA - Persija mengambil langkah berani seusai kompetisi berakhir.
Gagal menjadi juara Super League 2025-2026 lantaran kalah bersaing dengan Persib dan Borneo FC, Persija melakukan perombakan besar-besaran di skuad Macan Kemayoran musim depan.
Setelah memecat pelatih Mauricio Souza, Persija mengambil keputusan mengakhiri kerja samanya dengan delapan pemain asing dalam dua hari terakhir.
Setelah melepas penyerang Allano Lima dan gelandang Van Busty Sousa dua hari lalu, Persija melepas enam pemain asingnya kemarin (4/6).
Enam pemain itu, yakni Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Jean Mota, Emaxwell Souza, Thales Lira dan Alaaeddine Ajaraie.
Persija kini hanya menyisakan tiga pemain asing yang masih bertahan, yakni striker Gustavo Almeida, gelandang bertahan Fabio Silva dan bek tengah Paulo Ricardo.
Ketiga pemain itu terancam ikut hengkang karena sampai saat ini belum ada pembicaraan kontrak untuk musim depan.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada mereka yang selama ini telah menunjukkan etos kerja, perjuangan, dan profesionalisme yang luar biasa dari hari ke hari bersama Persija,” kata Presiden Persija Mohamad Prapanca dilansir dari laman klub.


















































