jatim.jpnn.com, MALANG - Tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi seorang pendaki yang terperosok ke area jurang di lereng Gunung Semeru, Kabupaten Malang.
Korban diketahui bernama Cakra (18). Hingga Rabu (3/6), proses penyelamatan masih berlangsung karena medan menuju lokasi korban cukup terjal dan sulit dijangkau.
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan tim SAR telah mengerahkan personel tambahan untuk membantu proses evakuasi.
"Proses evakuasi terhadap survivor oleh tim SAR gabungan masih berlangsung," kata Nanang.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan sejumlah pihak, korban mengalami dislokasi sehingga membutuhkan bantuan evakuasi khusus.
Tim tambahan diberangkatkan sekitar pukul 07.00 WIB dan membutuhkan waktu perjalanan sekitar delapan jam dari posko menuju lokasi korban.
"Korban mengalami dislokasi dan memerlukan bantuan evakuasi, tim tambahan sudah diberangkatkan pukul 07.00 WIB dan membutuhkan waktu perjalan delapan jam dari posko sampai tiba di lokasi survivor," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, mengungkapkan korban melakukan pendakian melalui jalur tidak resmi di kawasan Candi Jawar Purbakala, Kecamatan Ampelgading, pada Sabtu (30/5).


















































