Pengakuan Mahasiswa Unair Terduga Penggelapan Dana KIP-K: Tuk Bayar Pinjol & Berobat

2 days ago 25

Jumat, 19 Juni 2026 – 10:35 WIB

 Tuk Bayar Pinjol & Berobat - JPNN.com Jatim

Seorang mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bernama Yuni Ilma Permatasari akhirnya buka suara terkait dugaan penggelapan dana organisasi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) senilai Rp103 juta. Foto: Tangkapan layar Instagram bidikmisiunair

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Seorang mahasiswi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya diduga menyalahgunakan dana organisasi mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) hingga mencapai Rp103.336.457.

Mahasiswi tersebut adalah Yuni Ilma Permatasari, mahasiswa Program Studi D4 Manajemen Perkantoran Digital Fakultas Vokasi yang saat itu menjabat sebagai Menteri Keuangan Airlangga Bidik Misi Organization (AUBMO) periode 2025/2026.

Rektor Unair Prof Muhammad Madyan mengatakan pihak kampus masih melakukan pemeriksaan terkait kasus tersebut.

"Iya nanti, nanti, masih proses, masih diperiksa," kata Madyan di Gedung Rektorat Unair C, Surabaya, Kamis (18/6).

Sekretaris Unair Prof Dwi Setyawan menyebut Fakultas Vokasi telah mengambil langkah awal dengan menggelar rapat internal terkait persoalan tersebut.

"Fakultas sudah rapat di sana," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair Pulung Siswantara menyampaikan berdasarkan pendalaman awal, dana tersebut diduga digunakan untuk kebutuhan pribadi, termasuk biaya pengobatan orang tua.

"Iya untuk kepentingan pribadi dan menurut pendalaman benar seperti itu digunakan untuk pengobatan ibunya," kata Pulung.

Yuni Ilma Permatasari, mahasiswi Unair Surabaya mengakui menggunakan dana organisasi penerima KIP-K untuk kepentingan pribadi dan siap menerima konsekuensi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |