jabar.jpnn.com, PANGANDARAN - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,0 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu (7/6/2026) pagi.
Guncangan gempa dilaporkan dirasakan oleh sejumlah warga di Kecamatan Parigi, tetapi hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat peristiwa tersebut.
Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 09.35.35 WIB.
Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa berada pada koordinat 8,13 Lintang Selatan dan 107,87 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut sekitar 83 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dengan kedalaman 22 kilometer.
Dipicu Aktivitas Sesar Aktif Bawah Laut
BMKG menjelaskan bahwa gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di bawah laut.
Karakteristik gempa dangkal umumnya berkaitan dengan aktivitas tektonik pada lapisan kerak bumi yang relatif dekat dengan permukaan sehingga getarannya dapat dirasakan oleh masyarakat di wilayah sekitar episenter.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut," demikian keterangan resmi BMKG.


















































