jateng.jpnn.com, SEMARANG - Belasan biksu dari berbagai daerah di Indonesia menjalani perjalanan spiritual thudong menjelang Perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE di Candi Sewu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah (Jateng).
Dalam perjalanan tersebut, para biksu singgah di Kota Semarang dan bertemu Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin, Senin (25/5).
Rombongan biksu memulai perjalanan dari Candi Sima, Kabupaten Jepara, pada Rabu (20/5). Sebelum tiba di Kota Semarang, mereka juga sempat singgah di Kabupaten Demak.
Tiba di Kota Semarang, biksu-biksu tersebut disambut Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti di Masjid Al Fallah Kaligawe.
Wakil Gubernur yang akrab disapa Gus Yasin itu menyatakan dukungannya terhadap perjalanan spiritual umat Buddha tersebut. Menurutnya, perjalanan thudong menjadi contoh nyata kehidupan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Kami di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap ini menjadi contoh bagi masyarakat, bahwa manusia pada hakikatnya menjalankan perintah Tuhan menuju ketaatan dan kebersamaan,” katanya.
Dia menilai semangat gotong royong dan toleransi terlihat kuat sepanjang perjalanan para biksu. Kehadiran sukarelawan lintas agama disebut menjadi bukti kuatnya nilai persaudaraan di Jawa Tengah.
“Kami bisa melihat dalam thudong ini ada kebersamaan yang kuat. Semoga seluruh rangkaian berjalan lancar, nyaman, dan tanpa halangan,” ujar tokoh muda Nahdlatul Ulama tersebut.


















































