jatim.jpnn.com, SURABAYA - Polrestabes Surabaya meringkus komplotan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) lintas daerah yang selama ini dikenal sebagai pemain 'kelas kakap'. Tiga tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial FR, MS, dan HS.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan mengatakan komplotan tersebut menjadi target operasi karena memiliki rekam jejak kejahatan di sejumlah daerah.
"Ini pelaku kelas kakap. Mereka pemain kawakan yang memang sengaja kami TO (target operasi) kan betul, kita kejar karena rekam jejaknya luar biasa. Ini pemain lintas daerah," kata Luthfie, Kamis (7/5).
Berdasarkan hasil penyidikan, para tersangka tercatat beraksi sembilan kali di Bangkalan, enam kali di Yogyakarta, empat kali di Solo, enam kali di Kalimantan, dan dua kali di Surabaya.
Komplotan tersebut juga tergolong nekat karena selalu membawa senjata airsoft gun jenis glock untuk mengintimidasi korban maupun warga.
"Katanya untuk jaga-jaga, pokoknya kalau sampai nanti pada saat main itu korban atau ada warga yang teriak-teriak, itulah mau dilawan pakai dengan airsoft gun yang dia mereka," jelasnya.
Polisi mengungkap aksi terakhir komplotan tersebut terjadi di Jalan Ploso Baru, Tambaksari, Surabaya, pada Rabu (28/1).
Saat itu, mereka mencuri sepeda motor matik milik korban berinisial IM.


















































