bali.jpnn.com, BANTUL - PSIM Yogyakarta rugi besar menjelang laga terakhir pekan ke-34 Super League 2025-2026 kontra tuan rumah Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5) sore.
Menjelang laga sarat gengsi itu, manajemen PSIM Yogyakarta menerima salinan keputusan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Isinya terkait pelanggaran regulasi yang dilakukan PSIM Yogyakarta pada pertandingan kandang melawan Madura United FC, Minggu (17/5) lalu.
Komdis PSSI menjatuhkan dua sanksi sekaligus atas insiden setelah pertandingan berakhir di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Pelanggaran pertama terkait kelalaian panitia pelaksana (panpel) yang menyebabkan penyalaan suar alias flare dalam jumlah cukup banyak di beberapa tribune.
“Menjatuhkan denda sebesar Rp40 juta,” tulis Komdis PSSI dalam salinan keputusan yang diterima manajemen PSIM Yogyakarta.
Pelanggaran kedua dilakukan klub PSIM Yogyakarta gegara perilaku buruk suporter.
Versi Komdis PSSI, aksi penyalaan flare massal oleh kelompok suporter selepas peluit panjang dinilai melanggar regulasi disiplin secara serius.


















































