jpnn.com, PALANGKA RAYA - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran resmi membuka Festival Budaya Isen Mulang (FBIM), Kalteng Expo, dan Karnaval Budaya 2026 di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (17/5).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng sekaligus menjadi ajang promosi budaya, pariwisata, dan produk unggulan daerah.
Gubernur Agustiar Sabran dalam sambutannya menegaskan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas pemerintah daerah meski saat ini kondisi anggaran sedang mengalami efisiensi.
“Pendidikan, kesehatan, infrastruktur, kegiatan olahraga, budaya dan seni serta sektor strategis lainnya justru kami tingkatkan kualitasnya,” kata Agustiar dalam keterangannya, Senin (18/5).
Dia mengatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalteng 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Namun, kata Agustiar, pemerintah tetap berupaya memaksimalkan penggunaan anggaran agar tepat sasaran dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng itu menyebut kegiatan FBIM dan Kalteng Expo tahun ini menjadi contoh sebuah acara tetap bisa berlangsung meriah tanpa harus menggunakan anggaran besar.
“Untuk menghibur masyarakat tidak perlu menghabiskan lebih dari miliaran rupiah, tetapi lebih meriah daripada tahun-tahun sebelumnya,” katanya.





















































