jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mematangkan rencana pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di lokasi bekas tempat parkir Abu Bakar Ali (ABA).
Rencana pembangunan RTH tersebut merupakan bagian dari upaya penataan kawasan Sumbu Filosofi.
Sekretaris DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengatakan bahwa Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ingin RTH yang akan dibangun bisa membuat nyaman pengunjung.
“Ngarsa Dalem maunya ruang terbuka hijau yang ada nanti paling tidak memberikan suasana nyaman untuk pengunjung," kata Ni Made, Kamis (21/5).
Rencananya, RTH di eks parkiran ABA hanya ada bangunan untuk toilet. Sisanya diperuntukkan sebagai taman.
“Jika desainnya memang menjadi taman, beliau menginginkan tidak perlu banyak bangunan. Memang nanti tidak ada bangunan, hanya ada toilet saja,” ucapnya.
Kemudian, untuk menambah nuansa taman yang rindang dan indah, Sri Sultan menyarankan lokasi tersebut nantinya ditanami kombinasi dari tanaman perdu dan pergola.
Estetika taman menjadi salah satu poin yang ditekankan pemerintah DIY dalam pembangunan taman di jantung Kota Yogyakarta tersebut. (mcr25/jpnn)


















































