jpnn.com, CIRACAS - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memastikan pedagang kaki lima (PKL) di Cicadas, Kota Bandung, yang bangunan kiosnya dibongkar, akan diberikan uang kompensasi.
Sebelumnya, Dedi menantang Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan untuk menuntaskan persoalan PKL yang berlarut-larut di kawasan tersebut.
Dedi memimpin secara langsung proses pembongkaran PKL pada Senin (18/5/2026).
Sebelum penertiban, Dedi berdialog dengan Koordinator PKL Cicadas, Amang Herman, dan sepakat untuk melakukan penataan pedestrian dan membongkar puluhan kios yang bertahun-tahun menjadi penyebab kemacetan itu.
Tak hanya penertiban, Dedi Mulyadi juga menawarkan solusi pekerjaan bagi para PKL.
"Kami sepakat untuk melakukan penataan, kios-kiosnya dibongkar dirapikan, nanti saya beri solusi pekerjaan untuk pedagang kaki lima nya," kata Dedi, Selasa (19/5).
Menurutnya solusi pekerjaan jauh lebih tepat dibanding wacana relokasi yang tidak mengalami kemajuan signifikan.
Dari sisi kebijakan, penataan PKL sebetulnya tidak menuntut adanya kompensasi, tetapi Dedi mengaku penertiban akan membuat para pedagang kehilangan pekerjaan jika tidak disertai solusi pekerjaan lain.





















































