jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) menangkap adanya perubahan tren dalam penerimaan mahasiswa baru 2026.
Kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan vokasi meningkat signifikan dan mulai bersaing ketat dengan program sarjana akademik (S1).
Rektor Unair Prof Muhammad Madyan mengatakan karakter pendidikan vokasi yang lebih praktis dan berorientasi pada kesiapan kerja menjadi alasan utama meningkatnya minat calon mahasiswa.
“Pendidikan vokasi kami memang didesain fokus pada aspek vokasional agar lulusannya bisa lebih cepat terserap di dunia kerja,” ujar Madyan.
Menurut dia, tingginya animo terlihat dari pola pilihan peserta.
Lebih dari 50 persen calon mahasiswa yang lolos program vokasi ternyata menempatkan program tersebut sebagai pilihan ketiga saat pendaftaran.
Madyan menjelaskan sejumlah program Diploma 3 (D3) di Unair kini telah ditingkatkan menjadi Diploma 4 (D4) guna menyesuaikan kebutuhan mahasiswa dan industri.
“Program D3 yang orientasi kerjanya cepat sudah kami tingkatkan menjadi D4 untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa yang menginginkan masa studi lebih panjang dengan kompetensi sarjana terapan,” jelasnya.


















































