Alasan Program Kedaulatan Pangan Prabowo di Wanam Harus Dilanjutkan

1 month ago 8

Alasan Program Kedaulatan Pangan Prabowo di Wanam Harus Dilanjutkan

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi petani di sawah. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Center of Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa, menilai program cetak sawah seluas 1 juta hektare yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) tidak boleh berhenti. 

“Saya kira langkah Presiden Prabowo di Papua, termasuk cetak sawah di Wanam, adalah strategi kedaulatan yang harus berlanjut,” ujar Herry, Kamis,  (21/5/2026).

Seperti diketahui, beredar luas Film Pesta Babi di masyarakat. Film itu dinilai meragukan langkah pemerintah yang tengah berupaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Menurut Herry, jika proyek tersebut berhenti, maka  Indonesia akan kembali terjebak pada ketergantungan impor yang justru melemahkan kemandirian bangsa.

“Apalagi dalam konteks kondisi global yang penuh krisis, kemandirian pangan bukan pilihan, melainkan keharusan. Ketahanan pangan adalah martabat politik, dan martabat itu hanya bisa dijaga dengan berdiri di atas kaki sendiri,” kata dia.

Sebagai informasi, PSN Wanam di Papua Selatan telah menunjukkan progres yang signifikan. Sejumlah fasilitas utama bahkan telah rampung 100 persen. 

Kehadiran proyek tersebut membawa harapan baru bagi masyarakat lokal, terutama dalam mendorong kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah setempat.

Salah seorang warga Papua  Tarsan Balagaize mengaku bersyukur atas pembangunan yang kini menjangkau hingga kampung dan dusun mereka. 

Direktur Eksekutif Center of Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa, menilai program cetak sawah seluas 1 juta hektare tidak boleh berhenti.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |