jatim.jpnn.com - Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Jember merekomendasikan penutupan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kaliwates 7 usai belasan pelajar diduga mengalami keracunan makanan.
Kepala Satgas MBG Kabupaten Jember Achmad Imam Fauzi mengatakan rekomendasi penutupan diberikan karena pihak SPPG dinilai lalai dalam menjalankan tugas.
"Kami merekomendasikan dengan tegas agar SPPG tersebut ditutup karena menyebabkan anak-anak penerima MBG mengeluhkan sakit," kata Imam Fauzi, Kamis (21/5).
Menurut dia, SPPG Kaliwates 7 sebelumnya sudah beberapa kali mendapat peringatan terkait keluhan masyarakat.
Keluhan tersebut bahkan kerap masuk melalui kanal pengaduan Wadul Gus'e. Namun, peringatan yang diberikan disebut tidak direspons dengan perbaikan oleh pengelola.
“Tidak ada toleransi bagi SPPG yang abai terhadap aspek keselamatan anak-anak penerima MBG,” ujarnya.
Satgas MBG juga telah melakukan pengecekan langsung ke dapur SPPG guna menelusuri proses pengolahan hingga distribusi makanan kepada pelajar.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang menyebabkan sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan.


















































