jpnn.com, AMERIKA SERIKAT - Penyanyi sekaligus penulis lagu, Bebe Rexha akhirnya merilis album baru yang bertitel Dirty Blonde.
Album berisi 13 lagu tersebut menjadi album pertama dari dirinya sebagai musisi independen.
Dirty Blonde sekaligus penanda babak baru dalam perjalanan musik Bebe Rexha yang merayakan kebebasan kreatif, dapat berkarya sesuai keinginannya, tanpa campur tangan sebuah major label.
Lewat materi di dalamnya, Bebe Rexha menampilkan musikalitasnya secara utuh. Penuh dengan lagu-lagu bernuansa lantai dansa serta tembang intim yang penuh kejujuran.
“Album Dirty Blonde menjadi sangat monumental bagiku, bahkan lebih dari yang aku bayangkan. Membuat album ini mengingatkanku mengapa aku jatuh cinta dengan musik. Aku memiliki kebebasan untuk mengikuti instingku, mengambil resiko, dan membuat sesuatu yang rasanya benar-benar milikku,” ungkap Bebe Rexha.
"Album ini adalah aku yang sesungguhnya. Jujur, tanpa penyesalan, dan bebas," jelasnya.
Musikus berusia 36 tahun itu selalu menciptakan jalannya sendiri. Dia menulis untuk musisi lain, berkolaborasi di lagu-lagu dance besar, dan menjadi seorang bintang pop sesuai keinginannya.
Melalui album Dirty Blonde, Bebe Rexha membuka diri dengan cara yang belum pernah dilakukan. Dia membagikan ceritanya secara transparan tanpa filter apa pun.





















































