bali.jpnn.com, DENPASAR - Fenomena udara dingin alias bediding di Bali masih berlanjut.
Hampir dua minggu terakhir suhu udara pada pagi hari terasa menusuk tulang.
Di media sosial, warganet ikut ramai membahas fenomena suhu dingin ini.
Informasi yang salah satunya diunggah oleh akun Instagram @4climate ini menyebutkan bahwa wilayah Batu, Malang, Jawa Timur, bahkan bisa mencapai suhu ekstrem sekitar 13–16 derajat celsius pada dini hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam pernyataan terbarunya menegaskan bahwa fenomena bediding terjadi secara musiman, bukan merupakan kejadian cuaca ekstrem.
“Bediding bukanlah fenomena yang melanda seperti kejadian cuaca ekstrem, melainkan kondisi musiman ketika udara terasa lebih dingin akibat berkurangnya tutupan awan," kata Direktur Meteorologi Publik BMKG Ida Pramuwardani dilansir dari Antara.
Menurutnya, fenomena ini tidak terjadi secara merata di seluruh Indonesia.
Fenomena alam ini hanya terjadi di wilayah yang kondisi langitnya cerah, kelembapan udara rendah, dan curah hujannya mulai berkurang.


















































