jateng.jpnn.com, KUDUS - Suasana SMP Satu Atap Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendadak geger setelah seperangkat gamelan sekolah raib digondol pencuri.
Alat musik tradisional yang biasa dipakai siswa untuk latihan karawitan itu hilang saat sekolah hendak menggelar kegiatan ekstrakurikuler.
Kasus pencurian tersebut pertama kali diketahui pada Senin (18/5) pagi. Guru yang hendak membuka ruang penyimpanan gamelan dibuat kaget karena kondisi ruangan sudah berantakan.
“Saat pintu dibuka, barang-barang di dalam sudah acak-acakan dan beberapa gamelan hilang,” kata Kusumaningsih, guru di sekolah tersebut, Selasa (19/5).
Pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Polres Kudus bersama tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
Kapolsek Undaan Uji Andi Haryono mengatakan pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel bagian jendela ruang penyimpanan.
Dari lokasi kejadian, polisi menemukan alat ganco yang diduga dipakai untuk membobol ruangan.
Sejumlah perangkat gamelan yang hilang terdiri dari berbagai instrumen penting, mulai dari bonang, saron, kenong, hingga gong. Total kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.


















































