bali.jpnn.com, KEDIRI - Persija menunjukkan eksistensinya sebagai klub papan atas Super League 2025-2026.
Bertandang ke Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5) sore, Persija mengamuk dan membantai tuan rumah Persik dengan skor 3 – 1.
Kemenangan ini sangat berarti bagi Persija, tetapi terasa menyakitkan bagi Persik Kediri yang mengincar tiga poin untuk memperbaiki posisi klub di papan klasemen.
Pada laga klasik ini, Persik Kediri unggul terlebih dahulu melalui gol yang dicetak Jose Enrique menit ke-23.
Namun, penyerang sayap Persija Rayhan Hannan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1 – 1 pada menit ke-25.
Pada babak kedua, Persija akhirnya keluar jadi pemenang setelah striker Gustavo Almeida mencetak brace pada menit ke-63 dan 65.
Hasil ini membuat Persija mengunci peringkat ketiga klasemen Super League 2025-2026 dengan 68 poin, sedangkan Persik tertahan di posisi ke-12 dengan 39 angka.
Persik langsung tampil menekan sejak menit awal pertandingan. Namun, Persija ogah bertahan. Skuad Macan Kemayoran ini meladeni tuan rumah dengan gaya permainan menyerang.


















































