jpnn.com, KENDAL - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal memperkokoh posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri paling progresif di Indonesia.
Sebagai simbol keberhasilan kolaborasi strategis antara Indonesia dan Singapura, kawasan ini kini tengah bersiap melakukan perluasan lahan guna menjawab tingginya minat investor global.
Proyek yang dikembangkan melalui skema joint venture antara PT Jababeka Tbk (KIJA) dan Sembcorp Development Ltd ini tidak hanya menambah kapasitas lahan industri, tetapi juga memperkuat kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah maupun nasional.
"Kunci keberhasilan kawasan ini terletak pada sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta mitra strategis dari Singapura," kata Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum dalam keterangannya, Selasa (19/5).
Hubungan bilateral yang erat ini turut dibahas dalam pertemuan antara Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan dan Menlu RI Sugiono.
Kedua belah pihak sepakat bahwa kemitraan ekonomi di KEK Kendal merupakan contoh konkret kerja sama yang saling menguntungkan.
Pemerintah Indonesia menilai kolaborasi ini berhasil mempercepat industrialisasi daerah dan menciptakan lapangan kerja luas.
Sementara itu, Pemerintah Singapura menegaskan KEK Kendal telah menjadi model kawasan industri terintegrasi yang mampu memberikan kepastian hukum, efisiensi, serta daya saing tinggi bagi para investor.





















































