jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Taufiq R. Abdullah menyebut semua elemen bangsa bereaksi keras menyikapi ulah Israel yang menculik empat jurnalis dan aktivis saat berlayar di perairan internasional menuju Palestina dalam misi kemanusiaan.
“Tentu semua orang akan mengecam keras tindakan Israel yang menculik jurnalis dan WNI yang sedang menjalankan misi kemanusiaan," kata Taufiq kepada awak media, Selasa (19/5).
Adapun, empat jurnalis Indonesia itu, yakni Bambang Noroyono alias Abeng dan Thoudy Badai dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho jurnalis Tempo TV, dan Rahendro Heru Bowo wartawan inews diculik Israel dalam pelayaran menuju Gaza, Palestina.
Keempat jurnalis dalam satu kapal karena tergabung di pelayaran Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menuju Gaza bersama peserta misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2026.
Selain empat jurnalis, terdapat warga negara Indonesia (WNI) lainnya yang ikut dalam misi kemanusiaan tersebut.
Taufiq menilai tindakan Israel yang mengintersep kapal misi kemanusiaan dan menculik aktivis serta jurnalis melanggar hukum internasional.
"Israel selalu membuat masalah dan melanggar hukum internasional. Tidak ada aturan hukum bagi Israel, karena semua aturan dilanggar,” ujar legislator fraksi PKB itu.
Taufiq mendesak pemerintah Indonesia melakukan segala upaya diplomatik guna membebaskan para jurnalis dan aktivis kemanusiaan.





















































