jpnn.com, JAKARTA -
jpnn.com, JAKARTA -
Tingginya adopsi layanan keuangan digital belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi yang memadai. Untuk itu, masyarakat khususnya mahasiswa yang hidup dalam ekosistem keuangan digital serba instan mulai dari e-wallet hingga pinjaman online dan paylater, perlu mendapatkan edukasi finansial yang lebih kuat.
jpnn.com, JAKARTA -
Chief Editor Warta Ekonomi Muhamad Ihsan menilai tingginya adopsi layanan keuangan digital belum sepenuhnya diimbangi dengan literasi yang memadai.
Untuk itu, masyarakat khususnya mahasiswa yang hidup dalam ekosistem keuangan digital serba instan mulai dari e-wallet hingga pinjaman online dan paylater, perlu mendapatkan edukasi finansial yang lebih kuat.
Hal tersebut dikatakan dalam seminar Literasi Keuangan bertajuk Cashless, Careless: Jadi Mahasiswa Cerdas Finansial di Era Digital di Binus Alam Sutera, Tangerang, Selasa (28/4).
Kegiatan yang didukung oleh PT Dupoin Futures, ShopeePay Indonesia, dan Bank Mandiri ini, bertujuan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, membangun sikap kritis dalam menghadapi perkembangan teknologi finansial yang semakin kompleks, dan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Indonesia.





















































