Munas Ploso dan Pertaruhan Muruah NU, Menakar Tradisi AHWA Hingga Krisis Independensi

3 hours ago 13

Oleh: Gilang Ramadhan - Santri Tebuireng dan Mahasiswa Pasca Ilmu Politik Universitas Indonesia

Munas Ploso dan Pertaruhan Muruah NU, Menakar Tradisi AHWA Hingga Krisis Independensi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU merupakan dua permusyawaratan penting dalam struktur Nahdlatul Ulama. Foto Ilustrasi: Dok. PBNU

jpnn.com, JAKARTA - Pondok Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, saat ini menjadi pusat perhatian seluruh nahdliyin.

Perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026 bukan sekadar agenda rutin organisasi, ini adalah titik nadir di mana marwah organisasi dipertaruhkan.

Di tengah suasana pesantren yang khidmat, NU sedang berhadapan dengan badai tantangan yang kompleks, bagaimana menjaga tradisi kesepuhan di tengah gempuran kepentingan ekonomi politik, tata kelola aset strategis yang tertutup, hingga masalah independensi pengurus yang terjebak dalam jabatan publik.

Akar Filosofis dan Mekanisme AHWA

Mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara historis dan filosofis adalah benteng spiritual NU.

Secara fungsi, ia dirancang sebagai saringan moral untuk memastikan bahwa posisi Rais Aam sebagai simbol otoritas tertinggi keagamaandiisi oleh figur yang memiliki kedalaman ilmu fadhilah, ketaqwaan wara’, dan integritas moral yang tak terbantahkan.

Mekanismenya dijalankan oleh para kiai sepuh yang dipilih untuk melakukan screening komprehensif terhadap calon pemimpin.

Fungsi utama AHWA dirancang sebagai filter untuk menjaga agar kursi Rais Aam sosok yang menjadi simbol tertinggi otoritas keagamaan NU tidak diperebutkan dengan cara-cara yang mencoreng marwah ulama.

Perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026 bukan sekadar agenda rutin organisasiah .

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |