jabar.jpnn.com, CIREBON - Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, bersama Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) terus mematangkan persiapan pelaksanaan program Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall.
Hal itu dilakukan sebagai upaya mengatasi ancaman banjir rob dan sedimentasi di kawasan pesisir Pantai Utara (Pantura).
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, mengatakan pembahasan bersama jajaran BOPPJ dilakukan untuk menyampaikan rencana pembangunan sekaligus mengumpulkan berbagai data dan kebutuhan yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Menurutnya, Giant Sea Wall merupakan bagian dari program strategis nasional yang dirancang untuk melindungi kawasan pesisir Pantura dari dampak perubahan lingkungan yang semakin meningkat.
"Program ini merupakan salah satu program strategis nasional untuk menangani kawasan pesisir Pantura agar dampak rob dan sedimentasi tidak semakin besar," kata Iing di Cirebon, Jumat (12/6).
Cirebon Masuk Tahap Kedua Pelaksanaan Proyek
Iing menjelaskan Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon masuk dalam tahap kedua pelaksanaan Giant Sea Wall.
Sebelumnya, pemerintah memprioritaskan pembangunan proyek serupa di wilayah Jakarta dan Semarang yang dinilai memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi terhadap ancaman rob.


















































