Pemuda Muhammadiyah Siapkan Standar Baru, Calon Ketum Diusulkan Mahasiswa Doktoral

4 weeks ago 24

Sabtu, 23 Mei 2026 – 16:40 WIB

Pemuda Muhammadiyah Siapkan Standar Baru, Calon Ketum Diusulkan Mahasiswa Doktoral - JPNN.com Jatim

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemuda Muhammadiyah mulai menggulirkan wacana syarat baru bagi calon pimpinan organisasi.

Dalam Tanwir II Pemuda Muhammadiyah 2026 di Kabupaten Badung, Bali, muncul usulan agar anggota formatur dan Ketua Umum Pimpinan Pusat minimal berstatus mahasiswa doktoral.

Forum yang digelar pada 21-23 Mei 2026 itu menghasilkan sejumlah rekomendasi menjelang Muktamar Pemuda Muhammadiyah 2027.

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla menyambut positif usulan tersebut. Menurut dia, Pemuda Muhammadiyah merupakan jenjang pengkaderan terakhir sebelum kader aktif penuh di struktur Muhammadiyah.

Karena itu, kesiapan intelektual dan kematangan nalar ilmiah dinilai penting dimiliki para pimpinan organisasi.

“Mensyaratkan level akademik tertentu merupakan ide yang cemerlang. Kita perlu memastikan kesiapan intelektual dan kematangan nalar ilmiah para pimpinan,” ujar Dzulfikar dalam keterangannya, Sabtu (23/5).

Dzulfikar yang juga menjabat Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menilai usulan tersebut menunjukkan semakin banyak kader Pemuda Muhammadiyah yang telah berada di level doktoral, baik di dalam maupun luar negeri.

“Ini bukan sekadar syarat administratif. Ini menjadi milestone sejarah bagi Pemuda Muhammadiyah,” katanya.

Tanwir II Pemuda Muhammadiyah mengusulkan syarat Ketua Umum minimal berstatus mahasiswa doktoral menjelang Muktamar 2027.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |