Pengakuan Mantan Rekan Kerja Taufik Hidayat Sebelum Pelaku Ditangkap Polisi

2 hours ago 23

Pengakuan Mantan Rekan Kerja Taufik Hidayat Sebelum Pelaku Ditangkap Polisi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Taufik Hidayat, pelaku penganiayaan sadis saat tiba di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (23/6/2026) malam. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jpnn.com, BANDUNG - Taufik Hidayat alias TH, 30, pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya, YTR, 29, akhirnya ditangkap polisi.

Di balik penangkapan tersebut, diduga ada peran mantan rekan kerja Taufik, Dadang Ahyar Ismail. Diketahui, Taufik sebelumnya bekerja sebagai debt collector di salah satu perusahaan leasing di Bandung Timur.

Dadang mengungkapkan, sebelum ditangkap polisi, dirinya sempat dihubungi Taufik. Dalam percakapan itu, Taufik meminta saran terkait pilihannya untuk terus melarikan diri atau menyerahkan diri kepada aparat.

"Kamu kalau misalkan lari-lari, kalau mujur sampai kakek-kakek pasti lari, capek, saya bilang gitu. Itu yang pertama. Kedua, karena di medsos sudah ramai, kamu bisa jadi ketangkap warga, mati di jalan, atau yang ketiga ketangkap sama polisi, kayak di TV ditembak. Kamu pilih aja mau yang mana," kata Dadang saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).

Menurut Dadang, Taufik sempat berpikir cukup lama sebelum akhirnya memutuskan mengikuti sarannya.

"Dia mikir lama. Sampai pada akhirnya kemarin, 'Ya sudah Pak, saya ngikut Bapak saja mau menyerahkan diri'," kata Dadang menirukan jawaban Taufik.

Setelah mendapat keputusan tersebut, Dadang menghubungi salah seorang anggota polisi. Dia juga mengingatkan Taufik agar bersikap kooperatif saat menjalani pemeriksaan.

Tak lama kemudian, Taufik datang ke rumah Dadang sebelum akhirnya dijemput dan dibawa polisi ke Polsek Majalaya, lalu ke Polda Jabar.

Mantan rekan kerja Taufik Hidayat, mengungkapkan isi percakapan terakhirnya dengan tersangka sebelum ditangkap polisi.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |