jateng.jpnn.com, SEMARANG - Demo turunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) digelar ratusan mahasiswa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu (17/6).
"Negara Sekarat, Pemerintah Penghianat" disuarakan oleh massa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Semarang itu.
Ketua PMII Kota Semarang Muhammad Afiq Nur Cahaya mengatakan krisis ekonomi, sosial, politik dan ekologis telah membebani masyarakat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Berbagai kebjakan yang dijalankan Rezim Prabowo-Gibran belum ada dua tahun ini menunjukkan kepentingan yang menjauh dari amanat konstitusi untuk mewujudkan keadilan sosial Indonesia," kata Afiq.
Afiq mengatakan kenaikan beban hidup amat dirasakan oleh masyarakat. Kondisi ini menimbulkan daya beli yang melemah hingga mempersempit ruang partisipasi publik.
"Rezim Prabowo-Gibran kali ini sedang sekarat dan berkhianat," kata Afiq.
Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan keberanian politik untuk mengembalikan orientasi negara kepada kepentingan rakyat, berpihak kepada kesejahteraan, keadilan, dan keberlanjutan.
"Kami tidak akan pernah bosan untuk selalu mengkritik pemerintah-pemerintahan yang zalim," ujarnya.


















































