jatim.jpnn.com, PONOROGO - Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo mengevakuasi seorang remaja yang terjatuh ke sumur sedalam sekitar 25 meter di Dukuh Tenggang Krajan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Minggu (7/6).
Korban bernama Abimanyu (15) diselamatkan dalam kondisi hidup dan langsung mendapatkan penanganan medis.
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo Masun mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban membantu ayahnya membersihkan rumah lama milik keluarga yang sebelumnya dikontrakkan. Korban diketahui hilang saat kegiatan bersih-bersih berlangsung.
Keluarga dan warga kemudian berupaya mencari keberadaan korban di sekitar rumah sebelum akhirnya menemukan Abimanyu berada di dasar sumur yang masih berisi air.
"Laporan kami terima sekitar pukul 09.00 WIB. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan berada di dasar sumur dengan kedalaman kurang lebih 25 meter," kata Masun.
Mendapat laporan tersebut, BPBD Ponorogo langsung menerjunkan tim penyelamat ke lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan menggunakan metode vertical rescue karena kondisi sumur yang sempit dengan diameter kurang dari satu meter.
Menurut Masun, proses penyelamatan berlangsung cukup menantang karena kedalaman sumur dan terbatasnya ruang gerak petugas.
"Tim harus menurunkan personel ke dalam sumur untuk memasang perlengkapan pengaman sebelum korban dievakuasi ke permukaan," ujarnya.


















































