jatim.jpnn.com, SURABAYA - Manajemen RSU dr Soetomo mengklaim sistem tanggap darurat rumah sakit berjalan cepat saat kebakaran melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), Jumat (15/5) pagi.
Wakil Direktur Pelayanan Medik sekaligus incident commander penanganan kebakaran Prof Dr Ahmad Suryawan, dr., Sp.A(K) mengatakan rumah sakit langsung mengaktifkan prosedur code red sesaat setelah insiden terjadi.
“Dalam kurang dari 30 menit saya dapat perintah langsung dari direktur untuk menjadi koordinator insiden,” kata Wawan saat konferensi pers.
Dia menjelaskan, rumah sakit segera membentuk sejumlah koordinator penanganan, mulai dari koordinator pemadaman api, evakuasi pasien, pengamanan dokumen hingga pengamanan alat medis.
“Yang pertama koordinator api, kedua koordinator evakuasi pasien, ketiga koordinator putih masalah dokumen, keempat koordinator pengamanan alat medis,” ujarnya.
Menurut Wawan, seluruh pasien di Gedung PPJT telah berhasil dievakuasi dan dipindahkan ke sejumlah area pelayanan lain di lingkungan rumah sakit.
“Evakuasi sudah semuanya dilakukan. Saat ini pasien sudah terdistribusi ke semua area untuk pengamanannya,” katanya.
Pihak rumah sakit juga memastikan pelayanan medis tetap berjalan meski Gedung PPJT terdampak kebakaran.


















































