bali.jpnn.com, PADANG - Hasrat Semen Padang untuk memberikan kado perpisahan manis di laga kandang terakhirnya berujung duka.
Menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Haji Agus Salim pada pekan ke-33 Super League 2025-2026, Jumat (15/5) sore, tim Kabau Sirah justru luluh lantak setelah digulung tim tamu dengan skor mencolok, 0-7.
Pesta gol Bajul Ijo dimulai lewat aksi Francisco Rivera menit ke-16 dan Catur Pamungkas menit ke-21 di babak pertama.
Memasuki paruh kedua, lini pertahanan Semen Padang semakin rapuh.
Kapten Persebaya Bruno Moreira bergantian menjebol gawang tuan rumah pada menit ke-50 dan 63.
Striker Persebaya Bruno Paraiba menutup laga dengan mencetak hattrick pada menit ke-68, gol penalti menit ke -74 dan 90+3.
Hasil minor ini menjadi kekalahan terbesar Semen Padang sepanjang musim, sekaligus tercatat sebagai salah satu hasil paling kelam dalam sejarah persaingan Super League 2025-2026.
Pelatih Semen Padang Imran Nahumarury enggan mencari kambing hitam seusai kekalahan memilukan di laga kandang.


















































