jpnn.com, JAKARTA - Produk Indonesia selama ini dikenal memiliki kualitas tinggi dan karya unggulan yang mampu bersaing di pasar global.
Namun, maraknya pemalsuan dan peniruan produk oleh pihak dalam maupun luar negeri menjadi tantangan serius bagi pelaku usaha nasional, khususnya sektor UMKM.
Untuk antisipasi, SMESCO bersama INA Trading resmi menerapkan teknologi PERURI Smart Card | RFID Blockchain untuk produk UMKM binaan yang akan diekspor ke pasar Eropa, khususnya Portugal dan Belanda.
SMESCO dan INA Trading meresmikan penggunaan aplikasi mobile INA Trading yang telah dilengkapi fitur RFID Blockchain.
Teknologi tersebut digunakan untuk mendukung proses kurasi dan digitalisasi Data Product Passport bagi produk-produk UMKM yang dipilih untuk ekspor ke Portugal dan Belanda.
INA Trading bersama Kementerian UMKM dan SMESCO melakukan kurasi terhadap sejumlah produk unggulan seperti dompet, tas, sepatu, dan scarf dari merek Miumosa dan Mamnich yang diminati pasar Eropa.
Setelah lolos kurasi, produk-produk tersebut dilengkapi teknologi RFID (Radio Frequency Identification) yang disematkan di dalam produk.
RFID itu terhubung dengan sistem blockchain sehingga setiap produk memiliki Data Digital Passport yang memuat informasi lengkap mengenai siklus hidup produk, bahan baku, sertifikat, jejak karbon, token digital, informasi deforestasi, hingga koordinat geolokasi.





















































