Tumor Otak Dapat Ditangani dengan Optimal Jika Dideteksi Sejak Dini

1 day ago 18

Spesialis Bedah Saraf dr. Moch. Evodia Slamet R, Sp.BS di acara RS Premier Bintaro. Foto: dok. RS Premier Bintaro

jpnn.com, JAKARTA - RS Premier Bintaro kembali menggelar kegiatan Media Gathering kali ini bertajuk “Tumor Otak Dapat Ditangani dengan Optimal Jika Dideteksi Sejak Dini” pada Kamis, 18 Juni 2026 di PUJA Bumi Kenduri The Trunojoyo, Jakarta Selatan.

Tumor otak masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Padahal, dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, banyak kasus tumor otak dapat ditangani secara optimal dan memberikan kualitas hidup yang baik bagi pasien.

Melalui acara yang bertajuk “Tumor Otak dan Tatalaksananya”, RS Premier Bintaro menghadirkan Spesialis Bedah Saraf dr. Moch. Evodia Slamet R, Sp.BS untuk memberikan edukasi mengenai jenis, gejala, hingga berbagai pilihan penanganan tumor otak kepada masyarakat melalui media.

Menurut dr. Evodia Slamet, tumor otak terdiri dari dua kelompok utama, yaitu tumor primer yang berasal dari jaringan otak atau selaput otak, dan tumor sekunder (metastasis) yang merupakan penyebaran kanker dari organ lain, seperti payudara, paru, dan tiroid. Berdasarkan data internasional, sekitar 72% tumor otak primer bersifat jinak, sedangkan 28% bersifat ganas.

"Saat ini banyak masyarakat menganggap semua tumor otak pasti ganas. Faktanya, sebagian besar tumor otak primer bersifat jinak. Namun, baik tumor jinak maupun ganas tetap dapat berbahaya karena berada di dalam rongga kepala yang terbatas sehingga dapat menekan jaringan otak dan mengganggu fungsi vital," katanya.

Tumor otak dapat menimbulkan berbagai gejala, antara lain nyeri kepala kronis yang semakin memberat dan disertai pandangan kabur, kejang pertama kali pada usia dewasa, gangguan keseimbangan dan koordinasi, kelemahan pada tangan atau kaki, penurunan pendengaran, perubahan kepribadian, muntah menyemprot dan penurunan kesadaran.

Pada beberapa kasus, tumor otak dapat menjadi kondisi kegawatdaruratan, seperti hidrosefalus (penumpukan cairan otak) atau perdarahan pada tumor, yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah kerusakan otak permanen hingga kematian.

"Untuk menegakkan diagnosis, pemeriksaan CT Scan dan MRI dengan kontras sering kali diperlukan karena pemeriksaan tanpa kontras belum tentu dapat menggambarkan tumor secara optimal," katanya.

RS Premier Bintaro menggelar kegiatan media gathering bertajuk 'Tumor Otak Dapat Ditangani dengan Optimal Jika Dideteksi Sejak Dini'.

Read Entire Article
| | | |